Menanti Google+ untuk Bisnis

Jakarta – Mega proyek Google Plus (G+), selain ditujukan untuk para pengguna individual dan umum, direncanakan akan digunakan oleh kalangan pebisnis. Sementara fitur G+ untuk bisnis belum ada, terdapat beberapa cara kreatif bagi bisnis untuk memanfaatkan G+.

Pada suatu kesempatan, Christian Oestlien, Google Plus Product Manager, mengatakan bahwa walaupun fokus utama Google saat ini adalah mengoptimalkan user experience, namun mereka juga memiliki beberapa tim dengan pengembang terbaik yang sedang mengembangkan Google+ versi bisnis.

Bagi pebisnis atau perusahaan yang berminat untuk mencobanya, bisa melakukan pendaftaran di Google+ Entity Profile Application untuk memperoleh undangannya. Cukup mengisikan informasi seakurat dan selengkap mungkin.

Diperkirakan versi bisnis juga akan diluncurkan pertama kali dengan sistem undangan (invitation only) serta dalam masa percobaan terbatas (Field Trial) sebagaimana Google+ untuk pengguna individual dan umum. Google akan melakukan verifikasi terhadapnya dan apabila menemukan bahwa profil tersebut palsu, maka keanggotaan akan ditangguhkan dan terancam dicabut.

Saat ini penggunaan jejaring sosial untuk menunjang aktivitas perusahaan memang semakin meningkat. Dari survei terhadap 100 perusahaan yang dilakukan majalah Fortune (Fortune 100), prosentase perusahaan yang menggunakan jejaring sosial yaitu Twitter, Facebook, YouTube dan Blog) adalah 65%, 54%, 50% dan 33%. Banyaknya perusahaan di seluruh dunia yang menggunakan keempat jejaring sosial tersebut sekaligus adalah 20%, dengan 28% di Amerika Serikat, 15% di Eropa, dan 25% di Asia.

ilustrasi

Versi bisnis ini diperkirakan memiliki berbagai fitur Sales dan Marketing unggulan Google yaitu Rich Analytics dan Adwords serta terintegrasi dengan aplikasi maupun layanan Google lainnya. Dengan Rich Analytics diharapkan perusahaan dapat menganalisa data dan informasi situs webnya (home page, halaman web, pengunjung, waktu berkunjung, dan lainnya) untuk membuat keputusan strategis sehingga optimalisasi situs web dapat dicapai.

Tingkat penjualan, pendapatan dan customer diharapkan akan meningkat. Sementara itu, Adwords merupakan jenis iklan yang akan ditampilkan di sebelah kanan hasil pencarian saat kita menggunakan search engine Google untuk mencari sesuatu menggunakan kata kunci tertentu.

Besar harapan bahwa Analytics di versi bisnis akan lebih lengkap dengan fitur administrasi untuk mengelola semua content yang lebih bersahabat dan mudah digunakan, fitur pembuatan dan penambahan halaman web yang lebih banyak dan variatif.

Sebenarnya Google telah memperlihatkan tampilan Google versi bisnis beberapa waktu lalu. Uniknya, yang ditampilkan pada home page versi bisnis, tidak hanya informasi mengenai fans saja, namun juga informasi para karyawan dan manajemen perusahaan. Alamat perusahaan dapat ditampilkan melalui Google Maps dan Places.

Menggunakan Google Offers, perusahaan bisa memberikan penawaran atau program khusus kepada para konsumen, pelanggan, mitra maupun rekanan bisnisnya lainnya. Bagi para plusser, fitur Sparks dapat dimanfaatkan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai perusahaan tertentu.

Beberapa fitur lain yang kemungkinan besar akan tersedia pada versi bisnis adalah Google Meeting, Google Screencast dan Google Whiteboard. Dengan Google Meeting, perusahaan dapat merencanakan, mengadakan dan mendokumentasikan pembicaraan, teks, maupun video selama meeting atau konferensi dilaksanakan.

Undangan meeting dapat dibuat menggunakan Google Calendar, GMail dan juga Google Chat. Tampilan layar saat meeting dapat disimpan dengan Google Screencast untuk keperluan meeting selanjutnya serta bisa diperlihatkan kepada peserta yang tidak dapat hadir.

Untuk keperluan presentasi, membuat Minutes of Meeting maupun berbagi dokumen penunjang lainnya selama meeting, bisa menggunakan Google Whiteboard dengan Google Docs. Peserta dapat memberikan catatan pada whiteboard virtual dan catatan bisa dikirimkan kepada peserta lain melalui email maupun Google+.

Bagi yang menantikan versi bisnis, untuk sementara waktu bisa memanfaatkan akun Google+ yang dimilikinya untuk keperluan perusahaan yang dimilikinya. Beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan baru (startup) skala mikro dan kecil atau organisasi sederhana akan dibahas di bawah ini. Kreativitas adalah kata kuncinya.

Aktivitas Komunikasi

Berbagai content komunikasi baik teks, suara dan video bisa diakomodasi. Bentuknya bisa berupa content untuk konsumsi publik dan pesan pribadi (private message) dengan stream serta email, chat dengan Google Chat serta video conferencing dengan fitur Hangouts.

Dengan adanya fitur Circle, kita bisa mengelompokkan plusser menjadi satu atau beberapa Circle. Seorang plusser bisa berada di beberapa Circle dan dalam satu Circle bisa mengakomodasi beberapa plusser. Jumlah maksimal plusser yang bisa kita tempatkan dalam Circle dan jumlah maksimal plusser dalam satu Circle adalah sama yaitu 5000.

Sebagai contoh implementasinya, kita dapat membuat beberapa Circle untuk departemen yang ada dan membuat beberapa circle untuk jabatan yang ada (staff, officer, supervisor, manager dan lainnya). Karena saat ini Circle masih bersifat privat, dimana setiap plusser hanya bisa melihat Circlenya sendiri, maka Circle plusser yang satu dengan Circle plusser yang lain haruslah sama.

Hangouts adalah fitur yang dapat digunakan secara gratis untuk melakukan video conferencing dengan rekanan bisnis (distributor, dealer, peritel, pemasok, prinsipal), kantor pusat, kantor cabang, maupun customer serta pihak lainnya dan tersedia tanpa moderasi serta gratis. Jumlah peserta maksimal adalah 10 plusser.

Jika ada plusser yang merasa terganggu, mereka bisa mengaktifkan fitur mute. Video akan secara otomatis berpindah ke siapapun plusser yang sedang berbicara pada konferensi tersebut. Selain itu komunikasi via chat juga dimungkinkan selama konferensi berlangsung.

Aktivitas Proyek

Jika perusahaan sedang mengerjakan proyek dengan aktivitas utama, aktivitas pendukung, daftar pekerjaan, siapa yang akan mengerjakan termasuk penanggung jawabnya dapat didokumentasikan menggunakan Circle.

Circle akan menjadi “tempat kerja virtual” dengan fitur yang disebutkan di atas sebagai media komunikasinya. Berbagai pihak yang mengerjakan dapat memberikan komentar dan share dengan jumlah maksimal 500 komentar dan 1000 share untuk setiap postnya.

Aktivitas Pekerjaan

Aktivitas pekerjaan dalam perusahaan dapat didelegasikan ke departemen maupun individu tertentu. Caranya dengan menginformasikan aktivitas pekerjaan dalam bentuk stream ke departemen tertentu menggunakan Circle dan juga nama individu yang bersangkutan, bila diperlukan.

Screenshot

Bagi yang menerima penugasan dan pendelegasian tersebut bisa memberikan notifikasi bahwa informasi pekerjaan sudah diterima, dibaca dan akan dikerjakan. Status pekerjaan dapat diinformasikan secara berkala kepada pemberi pekerjaan, rekan serta pihak lain menggunakan fitur komentar dan share.

Aplikasi Perkantoran

Produk aplikasi perkantoran Google yaitu Google Docs, dapat digunakan untuk membuat berbagai dokumen, presentasi maupun kertas kerja serta dibagikan kepada rekan kerja lainnya. Walaupun belum terintegrasi sepenuhnya dengan Google+, aplikasi ini bisa dimanfaatkan secara optimal.

Screenshot

Sambil menunggu peluncuran Google+ versi bisnis, beberapa fitur di atas bisa dimanfaatkan terlebih dahulu. Selamat mencoba!

Sebagaimana diterbitkan oleh DetikINET: http://inet.detik.com/read/2011/08/02/173039/1695027/398/menanti-google–untuk-bisnis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s